Desa Mengkang: Terpencil di Manado, Terkenal di Mancanegara

0
611
Kunjungan Bupati Bolmong Yasti Supredjo ke Desa Mangkang. (Foto: instink.net)

Kira-kira 200 km atau sekitar 5 jam dai Kota Manado, ada sebuah desa terpencil , Desa Mengkang. Di sana ada sebuah museum yang menyimpan alat-alat kuno, adat dan budaya Bolaang Mongondow.

Rumah adat Monibi yang layaknya seperti museum langka, karena menyimpan barang-barang kuno peninggalan jaman dulu. Nah, ini merupakan salah satunya tempat wisata yang terkenal.

Ya, budaya dan adat di Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan masih terjaga cukup baik. Luar biasa bukan?

Seperti dilansir detikTravel, Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan, dikenal sebagai desa terpencil di kabupaten Bolaang Mongondow induk. Siapa sangka desa ini menyimpan banyak keindahan alam, hingga sering dikunjungi tamu mancanegara.

Rumah Adat Monibi Desa Mengkang. (Foto: imgaram.com)

Kunjungan Wisatawan Asing

Desa Mengkang di Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow induk memiliki jumlah penduduknya 50 kk. Mereka memiliki seorang kepala desa atau disebut sebagai Sangadi yang pernah diundang ke Istana Negara pada tahun 2012 silam.

Sangadi menyandang predikat Kader Konservasi Alam, sehingga Presiden SBY dulu memanggil beliau untuk hadir di Istana Negara.

Desa Mengkang sebuah desa terpencil berbatasan dengan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone ini, sering dikunjungi tamu-tamu mancanegara.

Vivi Kadengkang , yang kesehariannya menjaga dan mencatat kunjungan tamu memperkirakan, kurang lebih sudah ada 20 wisatawan turis asing, dari Amerika, Australia, dan Rusia lumayan banyak.

Desa Percontohan

Desa ini dijadikan contoh sebagai desa mandiri karena tidak pernah ada listrik yang masuk dari PLN, melainkan inisiatif Sangadi dan masyarakatnya membangun listrik dari kincir air sampai pada hari ini. Masyarakat menerima aliran listrik di rumahnya dari kincir air bukan dari Perusahaan Listrik Negara.

Desa Mengkang. (Foto: Pusat Studi Desa Indonesia)

“Inilah sebenarnya alat-alat kita sejak nenek moyang kita yang sekarang ini orang Bolaang Mongondow tidak tahu lagi di mana itu namun menurut data yang ada di bahkan di Belanda ada alat-alat seperti ini, makanya saya sampaikan kepada guru-guru di SD agar ini bisa diajarkan kepada anak-anak dan memang ini menurut menteri pendidikan dalam rangka menunjang mata pendidikan muatan lokal,” pungkas Marsidi Kadengkang selaku Sangadi di Desa Mengkang.

Desa Mengkang ini adalah desa mandiri dan menjadi desa percontohan bagi kecamatan-kecamatan lain. Walau Desa Mengkang ini desa terpencil namun desa ini telah dikenal sampai ke mancanegara.

Ini terbukti pada tanggal 2 februari 2012 silam, melalui Kepala Desa Marsidi Kadengkang, desa ini mendapatkan penghargaan Canadian International Development Agency (CIDA) Champion Awards di Hotel Arya Duta Makassar.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Duta Besar Kanada untuk Indonesia Mackenzie Clugston yang diberikan karena pemerintah Desa Mengkang yang dipimpin Marsidi Kadengkang ini berhasil mengelola sumber daya alam dan pemanfaatan energi air dengan kincir air.

LEAVE A REPLY