Danau Toba Tak Sekadar Indah, Ada Sejarah dan Senyum yang Ramah

10 Bali Baru

0
452
Danau Toba, Sumatera Utara (foto: indonesiawow.com)

Danau Toba telah menjadi salah satu tujuan dalam daftar kunjung wisatawan yang datang ke Sumatera Utara. Danau ini merupakan sebuah danau tekto-vulkanik. Panjangnya 100 kilometer dan lebar 30 kilometer.

Danau yang satu ini telah diakui sebagai sebuah keajaiban alam yang menakjubkan. Bahkan, banyak orang yang telah berkunjung ke sana berani mengatakan tak ada tempat yang lebih indah di Sumatera Utara selain danau ini.

Pemandangan indah

Danau Toba (foto: Antonius Pratama/cosmopolitanfm.com)

Ketika sampai di danau ini, Anda akan mendapati suasana sejuk menyegarkan. Hamparan air jernih membiru dan pemandangan memesona pegunungan hijau sejauh mata memandang akan memanjakan mata.

Mengingat ukurannya, danau ini sebenarnya lebih menyerupai lautan daripada danau. Maka, oleh para ahli Danau Toba ditempatkan sebagai danau terluas di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia sesudah Danau Victoria di Afrika. Danau Toba juga termasuk danau terdalam di dunia yaitu sekitar 450 meter.

Danau Toba diperkirakan para ahli terbentuk setelah letusan gunung api super sekira 73.000-75.000 tahun lalu. Saat itu 2.800 km kubik bahan vulkanik dimuntahkan Gunung Toba yang meletus hingga debu vulkanik yang ditiup angin menyebar ke separuh wilayah Bumi. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 kilometer di atas permukaan laut.

Letusan gunung api super atau Gunung Toba diperkirakan telah menyebabkan kematian massal dan kepunahan beberapa spesies mahluk hidup. Letusan Gunung Toba telah menyebabkan terjadinya perubahan cuaca bumi dan mulainya masuk ke zaman es sehingga mempengaruhi peradaban dunia.

Pulau Samosir

Huta Siallagan di Pulau Samosir. Sebuah situs bersejarah yang patut dikunjungi. (foto: dolandolen.com)

Danau Toba adalah danau berkawah seluas 1.145 kilometer persegi. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengahnya berdiam sebuah pulau dengan luas yang hampir sebanding dengan luas negara Singapura.  Pulau itu bernama Pulau Samosir.

Pulau Samosir adalah pulau yang unik karena merupakan pulau vulkanik di tengah Danau Toba. Ketinggiannya 1.000 meter di atas permukaan laut. Meskipun telah menjadi tempat tujuan wisata sejak lama, Samosir merupakan keindahan alam yang belum terjamah.

Di tengah Pulau Samosir ini masih ada lagi dua danau indah yang diberi nama Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang. Daerah sekitar Danau Toba memiliki hutan-hutan pinus yang tertata asri. Di pinggiran Danau Toba terdapat beberapa air terjun yang sangat mempesona. Di sekitar Danau Toba juga akan Anda dapati tempat pemandian air belarang.

Di Pulau Samosir Anda juga dapat menemukan pegunungan berkabut, air terjun yang jernih untuk berenang, dan masyarakat peladang. Keramahan masyarakat Batak pun akan memikat Anda karena kemanapun Anda pergi maka dengan segera dapat menemukan teman baru.

Kota Parapat

Rumah pengasingan Bung Karno di Parapat. (foto: dimedan.co)

Kota Parapat adalah sebuah kota kecil yang terletak di tepian Danau Toba. Kota ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kota Parapat merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Sumatera Utara, karena kota ini memiliki keindahan alam yang mempesona.

Di Kota Parapat yang merupakan semenanjung yang menonjol ke danau Anda dapat Anda nikmati pemandangan spektakuler Danau Toba.

Parapat dihuni masyarakat Batak Toba dan Batak Simalungan yang dikenal memiliki sifat ceria dan mudah bergaul, terkenal pula senang mendendangkan lagu bertema cinta yang riang namun penuh perasaan.

Bagi masyarakat sekitar Danau Toba memiliki sejarah magis yang dipercayai sebagai tempat tinggal Namborru (tujuh dewi nenek moyang Suku Batak). Apabila suku Batak akan melakukan upacara di sekitar danau mak mereka harus berdoa dan meminta izin Namborru terlebih dahulu.

Sumber: pesonaindo.com

LEAVE A REPLY