Cicipi Rawon Kertosono di Rumah Makan Mapan, Pusatnya Rawon Jawa Timuran

0
561
Sepiring Rawon yang enak dan sedap

Nasi Rawon yang sering disajikan di berbagai warung di daerah Kertosono, merupakan nasi rawon yang memang terbilang enak, menyajikan rawon asli Jawa Timuran. Selain Krengsengan, di daerah Kertosono Jawa Timur ini juga banyak rumah makan atau warung yang menyajikan menu nasi rawonnya.

Salah satu yang enak adalah Nasi Rawon Kertosono yang disajikan di Rumah makan Mapan. Rumah  makan Mapan memang merupakan rumah makan yang menyajikan berbagai sajian masakan Jawa Timuran dari pecel, krengsengan hingga rawon. Nasi rawonnya terkenal enak dengan olahan daging sapi yang lembut dan sedap.

Rawon di Rumah Makan Mapan

Letak Rumah makan Mapan yang berada di seputar Jl. P Sudirman No. 4, Kepuh, Kertosono,  Nganjuk, menyebabkan rumah makan ini selalu dipadati oleh banyak pengunjung, khususnya mereka yang akan berpergian melalui Kertosono ini. Kertosono merupakan kota kecil di Jawa Timur yang dikenal banyak terdapat warung makan yang menyediakan rawon atau menu khas Jawa Timuran lainnya.

Rumah Makan Mapan yang menyediakan rawon yang enak khas Kertosono

Rumah makan Mapan memang menyajikan berbagai masakan khas Jawa Timuran yang tak hanya rawon, namun ada berbagai menu lainnya. Rumah makannya, ada yang bermodel lesehan juga, sehingga Anda tinggal pilih mau yang lesehan atau duduk di rumah makannya yang biasa.

Rawonnya Kertosono

Harga seporsi nasi rawonnya juga terjangkau, satu porsi pisah nasi rawonnya dihargai Rp. 20.000. Jika nasi sudah dicampur rawon, dihargai lebih murah sedikit Rp. 15.000. Biasanya, satu porsi nasi rawon pisah, lebih banyak sajian potongan dagingnya dari pada yang sudah dicampur nasi. Rasa nasi rawonnya pun juga terbilang enak dan lezat dengan kaldu yang begitu menusuk rasa.

Sudut dalam rumah makan Mapan yang nyaman untuk ampiran perjalanan

Kertosono memang sering menjadi rujukan ampiran untuk kuliner di perjalanan, karena biasanya, posisi di Kertosono biasanya merupakan separuh dari perjalanan melalui jalur selatan Jawa Timur menuju Jawa Tengah. Biasanya juga, di Kertosono, orang pada posisi lapar sebelum mereka melanjutkan kembali ke kota-kota lainnya. Namun, kelak, Kertosono mungkin akan tenggelam ketika nanti jalan Tol yang menghubungkan Ngawi hingga Mojokerto sudah jadi untuk menuju ke Surabaya.

LEAVE A REPLY