Cara Keliling Indonesia Berbiaya Miring? Gabung Hitchhiker Saja!

0
474
Foto: totalfratmove.com

Traveler, sudahkah Anda sambangi 17 ribu lebih pulau di Indonesia? Tak cukup setahun menikmati keunikan Indonesia yang amat kaya ini. Dana perlu disiapkan tentu, terutama dalam hal transportasi. Ingin keliling Indonesia dengan biaya miring? Anda bisa bergabung dengan komunitas Hitchhiker lho.

Bila Traveler ingin berkeliling Indonesia dengan biaya murah, cobalah bergabung dengan komunitas Hitchhiker. Komunitas penyuka jalan-jalan yang berbasis di Jakarta ini mengajak anggotanya keliling Indonesia dengan cara menebeng.

Cari Tumpangan

“Kami sama sekali tak mengeluarkan anggaran untuk transportasi. Caranya dengan mencari tumpangan,” kata anggota komunitas Hitchhiker, Ejie Belula, saat mengisi acara ‘Menjelajah Indonesia Mau Gratis atau Patungan Indofest 2018’ di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu, 6 Mei, 2018 lalu seperti dilansir dalam Tempo.

Tanya jawab; ‘Menjelajah Indonesia Mau Gratis atau Patungan Indofest 2018’ di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu, 6 Mei, 2018 lalu.(Foto: Tempo.co)

Aktivitas hitchhiking atau melancong dengan cara nebeng sebetulnya sudah lama dilakoni para backpacker di Amerika dan Eropa. Cara ini dilakukan untuk menghemat anggaran perjalanan, mengingat biaya transportasi selalu memakan dana paling besar dalam sebuah manajemen traveling.

Kendati mampu menghemat biaya, Ejie Belula mengatakan ada risiko yang dihadapi anggota Hitchhiking. Misalnya risiko pelecehan seksual atau perampokan.

“Namun kalau niat kita baik, kita pasti akan sampai dengan selamat di tempat tujuan,” ujar Ejie.

Gabung Hitchhiker Indonesia

Tak menutup kemungkinan bagi Ejie Belula bila orang lain turut bergabung dengan trip hematnya itu. Siapa pun, boleh mendaftar sebagai anggota dan mempraktikkan cara jalan-jalan tanpa membeli tiket transportasi umum.

Hanya, dia menetapkan syarat, calon anggota yang ingin bergabung wajib memiliki niat dan mental yang kuat.

Salah satu prestasi oke Ejie Belula, pentolan komunitas Hitchhiker Indonesia. (Foto: AYOjalanjalan / Twitter)

“Setelah mental, baru fisik,” tutur Ejie. Informasi mengenai komunitas itu dapat diakses melalui media sosial Instagram.

Ejie dan komunitasnya ini memang  telah melakukan perjalanan keliling ke beberapa daerah di Indonesia, termasuk Papua.  Untuk menuju Papua, cerita Ejie, dia sempat menebeng sebuah kapal.

Dengan meminta izin langsung kepada nakhoda, dia mendapat tebengan gratis menuju Papua. Namun, syaratnya, dia mesti memperoleh surat keterangan dari komunitas Hitchhiking.

Selain itu, Ejie juga  harus menghasilkan produk tulisan yang menceritakan perjalanannya tersebut. Tulisan itu dipublikasikan dalam blog lho, Traveler.

Ah, itu sih gampang!

LEAVE A REPLY