Buka Puasa Ala Pasar Papringan Temanggung? Di Jakarta Bisa Kok!

0
456
Foto: pergikuliner.com

Pasar Papringan adalah pasar tradisional yang unik. Bagimana tidak, letaknya di tengah hutan bambu di di wilayah Ngadiprono, Temanggung, Jawa Tengah. Anda yang berada di Jakarta tak perlu cemburu, apalagi yang lagi rindu. Sebab selama Ramadan, suasana yang sama ‘hadir’ di restoran KAUM lho.

Sebagian besar kuliner tradisional khas Jawa yang disajikan di pasar ini, mulai langka ditemukan. Apalagi dengan bahan-bahan segar, tanpa MSG,  disajikan lengkap dengan menggunakan wadah bambu yang khas. Wow, sangat dicari! Apalagi hanya digelar sebulan dua kali saja, menurut kalender Jawa.

Selama Bulan Ramadan

Ya, selama bulan Ramadan ini KAUM akan menghadirkan replika dari Pasar Papringan ke restoran mereka di Jakarta ini. Lewat promosi bertajuk ‘Pasar Papringan Goes to KAUM’.

Semua makanan tradisional, display bambu, dan wadah makanan didatangkan langsung dari Pasar Papringan di Temanggung lho.

Foto: Jakarta Globe

“KAUM Jakarta selalu memiliki misi untuk menghidupkan kembali kuliner tradisional di seluruh Indonesia. Sebenarnya desa merupakan jantungnya Indonesia. Namun kini desa-desa di Indonesia jadi terbengkalai, sehingga budaya serta kuliner tradisional juga semakin langka,” tutur Brand Director KAUM, Lisa Virgiano saat temu media di KAUM Jakarta, Menteng seperti dilansir food.detik.com.

Selama bulan Ramadan ini KAUM akan menghadirkan replika dari Pasar Papringan di restoran mereka. Semua makanan tradisional, display bambu, dan wadah makanan didatangkan langsung dari Pasar Papringan di Temanggung.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman autentik kepada pengunjung, sehingga semuanya kami datangkan langsung dari Pasar Papringan. Mulai dari bahan-bahan makanan, hingga bambu-bambu juga asli dari sana. Kebetulan selama Ramadan, Pasar Papringan libur, jadi kami bisa meminjamnya,” lanjut Lisa.

Kuliner Tradisional Papringan Paling Digemari

Foto: @pasarpapringan

Kuliner Tradisional khas Pasar Papringan yang paling digemari disajikan di resto KAUM ini. Ada Lesah Ayam, Gablok Pecel, Bajingan, Kue Kacamata, Sawut Nenas, Serungkulan Gethuk, Es Sarang Burung Selasih, hingga kolak labu yang manis legit. Aduh, amat menggiurkan.

Ada juga gorengan khas Pasar Papringan seperti bakwan jagung saus kacang, dan tape goreng yang dibalut tepung. Wah, Anda bisa menikmati semua makanan dari Pasar Papringan hingga puas di sini.

Langsung saja kunjungi! ‘Pasar Papringan Goes to KAUM’ dimulai dari tanggal 18 Mei-12 Juni, dari jam 17.00 – 20.00 WIB. Masih cukup waktu untuk menikmati kuliner tradisional Indonesia yang langka ini lho!

LEAVE A REPLY