Beredukasi Ria Sambil Berwisata di Pasar Lumpur Ledokombo Jember

0
422
Konsep wisata desa yang digagas oleh Komunitas Tanoker (Foto bp.blogspot.com)

Pasar Lumpur yang tepatnya berada di Sumber Lesung, Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur,  atau sering dikenal dengan Pasar Lumpur Ledokombo merupakan konsep pasar yang menggabungkan edukasi outbound dengan berbagai ragam permainan lumpur dan juga berbagai sajian kuliner tradisional. Pasar ini digagas oleh Komunitas Tanoker.

Dalam laman jatim.antaranews.com,  wisata di Pasar Lumpur Ledokombo memang dibangun untuk mengajak siapapun yang berkunjung membangkitkan semangat cita rasa kearifan lokal, melalui kultur agraris dengan permainan lumpur, begitu juga mengajak kepada kreatifitas masyarakat mengolah makanan dan minuman sehat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang berada di lingkungan sekitar.

Selain outbond lumpur, juga ada wisata kuliner ala pedesaan (Foto lokalkarya.com)

Wisata Edukatif Kearifan Lokal

Maka, Pasar Lumpur Ledokombo disamping wisata edukasi pedesaan, Anda juga diajak peduli pada produk lokal yang sehat dan kreatif. Basis atau dasar wisatanya memang mengangkat segala potensi desa mengenai nilai kearifan lokal. Anda yang datang diajak untuk merayakan kebersamaan dalam bermain, dengan meningkatkan solidaritas dan kerjasama.

Namanya saja Pasar Lumpur Ledokombo, maka Anda juga diajak dengan sajian wisata outbond permainan tradisional dengan lumpur, seperti becak tangan dalam lumpur, balap tempeh di lumpur, dan bermain polo lumpur. Setelah Anda berdinamika dan berlelah-lelah dengan seluruh permainan lumpur, lalu Anda diajak menuju bazar kuliner yang sehat dan unik, karena menawarkan produk kerajinan, pertanian ala masyarakat agraris.

Permainan outbound lupur yang menarik (Foto lokalkarya.com)

Pasar Lumpur Ledokombo ini membuka arena dan berbagai aktivitas, termasuk sajian kulinernya hanya sebulan sekali, tepatnya pada minggu terakhir setiap bulannya. Maka, pada setiap minggu terakhir dalam bulan, Anda bisa agendakan untuk bersama-sama berdinamika dengan berbagai komunitas lainnya untuk mencicipi keindahan budaya lokal yang edukatif ini.

LEAVE A REPLY