Belajar Mencintai Lingkungan Lebih Dalam di Taman Wisata Alam Batu Putih Tangkoko

1
300
Wisatawan mancanegara yang menjelajahi Taman Wisata Alam Batu Putih sedang mengambil gambar Yaki dengan hati-hati. (foto: Sepasang Sepatu Hidup)

Hutan Taman Wisata Alam Batu Putih berada di dalam Taman Nasional Tangkoko. Hutan wisata alam ini masuk dalam wilayah Desa Batu Putih, Bitung Utara, Sulawesi Utara.

Menurut catatan yang dilansir Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Taman Nasional Tangkoko terdiri dari tiga bagian utama. Tiga bagian tersebut antara lain, kawasan pantai, hutan, dan pegunungan.

Taman Wisata Alam Batu Putih sendiri masuk dalam kawasan hutan dataran rendah yang terdapat pantai di bagian tenggara. Berada pada ketinggian antara 0-200 mdpl. Track yang harus dilalui saat berpetualangan di hutan Taman Wisata Alam Batu Putih begitu beraneka rupa. Mulai dari landai, track yang menyempit, hingga terjal.

Di Taman Wisata alam Batu Putih ini Anda bisa menjumpai hewan langka Yaki dan Tarsisius yang dilindungi keberadaannya. Tarsius adalah monyet terkecil di dunia yang kepalanya bisa berputar 180 derajat.

Jalan masuk Taman Wisata Alam Batu Putih Tangkoko. (foto: Indonesia Kaya)

Ukurannya kecil sekali hanya sekitar 10cm dan selalu berada di pohon beringin.Tarsius adalah binatang malam yang hanya ada di Indonesia dan Filipina,menjadi ikon Sulawesi di mana gambar Tarsius kerap dijadikan souvenir dalam berbagai bentuk.

Sementara Yaki, menurut sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id, adalah monyet hitam endemik Sulawesi (Macaca Nigra) yang keberadaannya berpusat di Sulawesi Utara. Keberadaannya sendiri amat langka dan nyaris punah.

Burung-burung, babi hutan, rangkong, segala flora dan fauna selain Yaki dan Tarsius juga banyak ditemukan di tempat ini. Pohon Kulit Hitam atau Ebony yang tinggi besar dan sangat mendunia itu juga terdapat didalamnya. Namun memang Yaki dan Tarsius yang menjadi ikon Taman Wisata Alam Batu Putih ini.

Track yang harus dilalui saat berpetualangan di hutan Taman Wisata Alam Batu Putih dari landai hingga terjal. (foto: Indonesia Kaya)

Taman Wisata Alam Batu Putih ini sungguh menunjukkan kekayaan Indonesia yang luar biasa. Tidak heran jika para peneliti dan pecinta wisata petualangan, juga pemerhati lingkungan hidup, baik dari dalam maupun luar negeri, berbondong-bondong menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata alam.

Menjelajahi Taman Wisata Alam Batu Putih, menurut  Ahmad Ibo dalam IndonesiaKaya.com, perlu menggunakan jasa guide yang sudah disediakan pihak pengelola. Selain meminimalisir resiko tersesat di hutan, jasa guide juga sangat membantu menemukan tempat binatang langka biasa bertengger.

Pengelola menyediakan tiga paket (sudah termasuk jasa guide) untuk menjelajahi Taman Wisata Batu Putih. Ketiga paket tesebut antara lain short trip, midle trip, dan long trip. Ketiga paket tersebut hanya dibedakan lamanya waktu petualangan.

Pantai indah di aman Wisata Alam atu Putih Tangkoko. (foto: commons.wikimedia.org)

Traveler pecinta alam, dengan menjelajahi Taman Wisata Alam Batu Putih, Anda akan belajar mencintai alam Indonesia lebih dalam lagi.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY