Bagaimana Sih Konsep Wisata Halal di Banda Aceh?

0
543
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh (foto: visitbandaaceh.com)

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata membekali aparatur gampong atau desa dengan materi mengenai konsep wisata halal.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh M Rizha di Banda Aceh, Senin, mengatakan, dengan adanya bekal tersebut diharapkan aparatur gampong mampu menggali potensi wisata halal di tempatnya masing-masing.

“Jadi nantinya setiap kebijakan pariwisata yang diterbitkan aparatur gampong tentu mendukung wisata halal di Kota Banda Aceh,” ungkap M. Rizha menyebutkan.

Rizha mengatakan, wisata halal kini menjadi tren negara-negara di dunia. Bahkan, Aceh juga sudah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata halal di Indonesia.

Oleh karena itu, lanjut dia, setiap aparatur gampong harus mampu menguasai apa itu konsep wisata halal. Termasuk bila mengeluarkan kebijakan, harus mendukung program wisata halal yang dicanangkan Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Kami juga berharap aparatur gampong mampu menggali potensi pariwisata halal di desanya masing-masing, sehingga bisa menjadi andalan sektor pariwisata di Kota Banda Aceh,” kata M Rizha.

Branding wisata

Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin mengakui, Aceh sebagai daerah yang telah menerapkan syariat Islam tentu tidak terlepas dari konsep halal. Namun, “branding” wisata halal diterapkan belum begitu menggema dibanding daerah lainnya di Indonesia.

“Misalnya Nusa Tenggara Barat atau NTB, walau tidak menerapkan syariat Islam, tapi branding wisata halalnya lebih baik dari Aceh. Dan ini menjadi tantangan bagaimana Banda Aceh bisa menjual wisata halal tersebut,” kata dia.

Banda Aceh, kata Zainal Arifin, memiliki banyak faktor mendukung sektor pariwisata. Aceh juga kaya dengan sejarah serta keindahan alamnya juga tidak kalah dengan yang lain.

Oleh karena itu, sebut dia, Aceh dan Banda Aceh harus terus mempromosikan sektor pariwisata, termasuk menjual wisata halal guna menggaet wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara berkunjung ke provinsi ujung barat Indonesia ini.

“Kami berharap nantinya seluruh gampong di Banda Aceh menjadi destinasi wisata halal. Halal tidak hanya dari kulinernya dan lainnya, tetapi semuanya, termasuk perilaku masyarakatnya,” kata Zainal Arifin.

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY