Ayo Traveling dan Berjumpa Gajah di Way Kambas, Lampung!

0
47
Foto: dutalampung.com

Ayo berjumpa gajah di rumahnya, yaitu Taman Nasional Way Kambas, Lampung! Pasti seru bermain bersama para gajah yang tinggal dan hidup di sana.

Berlokasi di sebelah timur Kota Bandar Lampung. Tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, atau 110 km dari pusat Kota Bandar Lampung.

Taman Nasional taman nasional tertua yang ada di Indonesia, bahkan di Asia. Pemerintah Hindia Belanda telah mendirikannya pada tahun 1936.

Menyaksikan Gajah Dari Jarak Dekat

Anda dapat menyaksikan gajah dari jarak yang dekat. Pola hidup gajah di keseharian dapat Anda amati. Mulai dari gajah minum, mandi, beristirahat, bahkan mencari makan.

Foto: bisniswisata.co.id

Berpayung alam yang sangat indah, jumlah gajah liar di Taman Nasional Way Kambas ada sekitar 247 ekor. Gajah-gajah di sana merupakan jenis gajah Sumatera.

Ada Pusat Latihan Gajah (PLG), di mana gajah-gajah liar dibiasakan hidup seperti di dalam tempat aslinya, sekaligus agar gajah-gajah liar ini tidak menyerang manusia.

Seperti info dalam Majalah Bobo tahun XLVI edisi 06, salah satu cara latihannya adalah dengan membuatkan bak air berukuran 1 x 3 meter. Bak-bak air itu digunakan sebagai tempat penampungan air minum untuk gajah-gajah.

Bisa digunakan untuk minum 20 anak gajah pada setiap harinya lho! Di sana juga ada menara penampungan air yang dapat menampung air sampai 2.000 liter.

Rumah Sakit Gajah

Rumah sakit gajah juga ada, lho! Rumah sakit gajah di sini adalah rumah sakit gajah pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Foto: www.kasihberita.com

Selain untuk merawat gajah-gajah yang sakit, setiap gajah pun di periksa kesehatannya secara teratur.

Gajah-gajah itu diperiksa darahnya setiap 6 bulan sekali. Para perawat dan pawang gajah di sana merawat gajah-gajah itu dengan penuh kasih sayang.

Arifin, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, dahulu gajah-gajah yang masih balita sering meminum air bekas mandinya di kolam mandi, sehingga anak-anak gajah itu jadi mudah terserang penyakit.

Ayo, ke Way Kambas! Traveler bisa berpetualang menunggang gajah mengelilingi pusat konservasi gajah, lho!

LEAVE A REPLY