Ayam Geprek Djogjakarto, Alternatif Murah Kuliner Geprek

0
546
sajian sepiring ayam geprek yang murah meriah (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Ayam Geprek Djogjakarto merupakan salah satu wara laba (franchise) yang menyajikan menu spesial ayam geprek dengan harga miring. Awalnya, Ayam Geprek Djogjakarto membuka bisnis kulinernya ini di kawasan Kota Solo, namun entah bagaimana, wara labanya ini lebih ramai dan lebih diterima di Kota Semarang. Bahkan, dikatakan sebagai pelopornya kuliner ayam geprek di Kota Semarang ini.

Sekarang ini, sudah lebih dari 15 cabang di Kota Semarang yang tersedia di beberapa sudut, diantaranya di daerah Semarang Selatan, terutama di kawasan Tembalang yang menjadi kawasan kampus Undip. Travel Today Indonesia mencoba menyambangi salah satu cabangnya yang buka di Jalan Tirto Agung Bayumanik.

Terkenal Murah Meriah

Rasa Ayam Geprek Djogjakarto memang terbilang umum, menyajikan menu dan olahan cara rumah makan ayam geprek selama ini, lengkap dengan nasi yang ambil sendiri dan memilih ayam yang nantinya akan digeprek. Anda pun dapat meminta berapa banyak cabai yang harus dibubui untuk level kepedasannya.

Salah satu wara laba Ayam Geprek Djogjakarto yang ada di Jalan Tirto Agung Banyumanik (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Menariknya, di Ayam Geprek Djogjakarto ini terbilang murah, karena ada harga paketan sekitar Rp. 11.000 yang lengkap dengan es teh manis jumbo dan nasinya. Harganya yang cukup murah, membuat Ayam Geprek Djogjakarto ini menjadi langganan dan ampiran para mahasiswa. Dapat dikatakan, kuliner ayam geprek memang kulinernya kelas mahasiswa.

Asal Usulnya masih Simpang Siur

Konon, kuliner ayam geprek yang sudah terkenal ini, simpang siur originalitas keasliannya. Ada yang mengatakan, bahwa aslinya kuliner ayam geprek berasal dari Yogyakarta. Namun, ada yang mengatakan bahwa model ayam geprek yang sekarang ini ada dan dikenal, awalnya berasal dari inovasi Waralaba Quick Chiken dengan menu yang namanya “American Penyet”.

Salah satu penyaji ayam geprek, yang sekarang khas dengan ayam crispy nya (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Tentu, Anda tak perlu mempermasalahkan keaslian kuliner ayam geprek yang sudah menjadi kuliner favorit ini. Memang, banyak kalangan menilai kuliner ini berasal dari Yogyakarta yang awalnya seperti menu ayam gepuk ala Mbok Sabar. Namun, dengan adanya kuliner ayam crispy dengan konsep fast food ini, membuat ayamnya pun berubah menjadi ayam crispy yang kemudian digeprek bersama cabai dan bawang.

LEAVE A REPLY