4 Saran Keren Untuk Mereka Yang Mau Bikin Event Wisata

0
147
Foto: pbs.twimg.com

Traveler, event wisata di daerah belum merata kualitasnya. Ada yang sangat bagus, ada juga yang garing. Event pariwisata memang harus dirancang dengan serius.

Diansir dari Detikcom, supaya event wisata sukses menggaet wisatawan. Deputi CEO Markplus, Jacky Mussry, membaginya untuk Anda:

1. Desain Planning Awal

Harus ada desain planning awal, apa yang ditawarkan, apa alasan datang. Dampak finansial, kaitannya ke PAD, UKM, lalu penontonnya happy nggak?” kata Jacky Mussry dalam Workshop Penyelenggaraan Event Calender of Event 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenpar, Senin (19/3/2018).

2. Buat Informasi Dengan Detil

Turis yang datang harus jadi penggerak temannya agar datang. Jadi orang melihat event itu dalam sebuah paket. Informasi detil eventnya harus lengkap.

Jacky menyebut jarangnya kedatangan turis saat event wisata berlangsung karena kurangnya informasi detil mengenai acara itu. Selanjutnya hal-hal kecil harus diperhatikan pula.

“Nggak heran yang datang hanya orang lokal. Karena perhatian yang kurang terhadap hal-hal rinci, kayak kebersihan dan susunan acara jangan molor. Pembukaan satu pejabat saja, lalu openingnya yang keren. Ini alat strategis memperkenalkan event daerah,” urai dia.

Jacky Mussry yang saat ini menjabat sebagai Vice President dan Chief Knowledge Officer di MarkPlus, Inc. menjadi salah satu narasumber pada sesi pertama dalam acara Workshop/Coaching Penyelenggaraan Calendar of event 2018. (Foto: Kementerian Pariwisata/Facebook)

3. Harus Ada Kurator

Nah, selanjutnya adalah adanya kurator berjumlah dua orang. Pertama produser dan kedua director, keduanya harus imbang. Bagi Kjacky, Pemda itu seharusnya jadi steering committee, caranya acara itu bisa dilelang. Bagi hasil saja.

“Jadi kayak perusahaan, Java Jazz itu. Jangan dibentuk panitia kalau tiap tahun ada. Jangan niru event daerah lain, tapi referensi boleh, yang penting acaranya unik, khas, dan menarik,” tambah Jacky menjelaskan.

4. Para Ahli yang Bekerja, Jangan Pemerintah

Pemerintah saat ini menurut Jacky ,sudah banyak urusan selain mengurus sebuah event wisata. Biar para ahlinya yang bekerja untuk memperkenalkan daerah itu dari sebuah event wisata.

“Organizing jangan pemerintah. Yang lain. Mereka sudah banyak urusan. Karena akan malu-maluin kalau event wisatanya nggak bagus. Karena kurator ada dua, director di bagian art dan produser di bagian marketnya,” tutur Jacky.

Kekurangan Penyelenggaraan Event Wisata

Sementara secara terpisah, Menpar Arief Yahya menyimpulkan adanya dua kekurangan dalam membuat event wisata. Pertama, selama ini, Indonesia tidak memiliki calendar of event.

“Kedua, kesalahan fatalnya tidak mengalokasikan anggaran untuk promosi. Anggaran dari 100 persen digunakan untuk event itu sendiri,” imbuh Arief.

Lebih daripada kekurangan itu, Menpar Arief memiliki pandangan yang sama dengan Jacky, yakni pentingnya kurator dalam penyelenggaraan event wisata.

Jadi, event pariwisata harus dikurasi dengan baik dan detil. Agar acara itu sendiri menjadi ‘sampai’ maknanya kepada wisatawan.

LEAVE A REPLY